Dear Kawan lama .
Hai
kawan ? apa kabar disana ? aku harap semua masih seperti yang dulu.
Kawan
? lama tak kudengar celotehmu, saat kau mengeluh tentang kehidupanmu padaku.
Pahit dan manis semua kau curahkan. Apakah kau kini punya dunia baru ? dunia
yang membuat kita menjauh ?
Beberapa
waktu lalu di hari ini, kita bersenandung. Menyanyikan tentang perjalanan hidup
kita. Melampiaskan semua getir perasaan yang tersisa. Kita tersenyum kecut
untuk kehidupan yang penuh kedustaan ini. Tapi kawan, ingatkah kita juga pernah
bernyanyi dengan lantang saat kita menang. Dan tertawa lepas setelah semua
beban kita buang jauh. Ingatkah waktu dulu, saat kita saling bergenggaman
melewati liku kehidupan ?
Kawan
? aku tidak tahu apa duniamu sekarang, yang aku tahu aku merindukanmu. Aku
rindu saat aku menangis dibahumu, aku rindu saat aku menghabisakan waktu
denganmu. Bercerita panjang lebar tanpa jeda untukmu berbicara. Apakah kini kau
mulai bosan ? bosan dengan semua celotehku ? bosan dengan argument argument
konyolku?
Dunia
ini terasa sulit saat aku sendiri menaklukannya, namun dengamu, serasa hanya
membalik telapak tangan. Masalah yang dulu kita selesaikan bersama semudah saat
aku dulu ingin memelukmu. Sekarang, apakah duniamu lebih indah dari dunia kita
? rasanya sulit untuk memelukmu bahkan menatap senyum tulusmu sedetik saja.
Kawaan.. sungguh aku ingin seperti saat dahulu. Aku ingin menghiasi hariku
dengan kebersamaan kita.
Seandainya
aku tidak bias bertemu lagi denganmu esok, aku harap engaku tahu semua perasaan
sayangku kepadamu. Kau yang selalu ada dan menguatkanku dulu. Aku ingin engkau
mengerti mala mini dibawah langit berbintang, aku memikirkanmu. Berimajinasi
tentang waktu waktu berharga tempo dulu. Dan aku membayangkan, andai saat ini
kamu hadir dan kita menangis bersama. Menangisi semua kemenangan yang pernah
kita gapai bersama. Tuhan, lewat bintang bintang tolong sampaikan bahwa aku
merindukannya, lewat bintang bintang buatlah harinya layak bintang yang selalu
menjadi gemerlap dunia. Bersama angin malam, selimutilah dia saat dia terlelap
dan selalu jaga dia Tuhan..
Semoga
selalu indah hari harimu disana, seperti persahabatan kita,
Kawanmu
No comments:
Post a Comment