}

Thursday, May 1, 2014

Untuk Kawanku


Dear Kawan lama .

Hai kawan ? apa kabar disana ? aku harap semua masih seperti yang dulu.

Kawan ? lama tak kudengar celotehmu, saat kau mengeluh tentang kehidupanmu padaku. Pahit dan manis semua kau curahkan. Apakah kau kini punya dunia baru ? dunia yang membuat kita menjauh ?

Beberapa waktu lalu di hari ini, kita bersenandung. Menyanyikan tentang perjalanan hidup kita. Melampiaskan semua getir perasaan yang tersisa. Kita tersenyum kecut untuk kehidupan yang penuh kedustaan ini. Tapi kawan, ingatkah kita juga pernah bernyanyi dengan lantang saat kita menang. Dan tertawa lepas setelah semua beban kita buang jauh. Ingatkah waktu dulu, saat kita saling bergenggaman melewati liku kehidupan ?

Kawan ? aku tidak tahu apa duniamu sekarang, yang aku tahu aku merindukanmu. Aku rindu saat aku menangis dibahumu, aku rindu saat aku menghabisakan waktu denganmu. Bercerita panjang lebar tanpa jeda untukmu berbicara. Apakah kini kau mulai bosan ? bosan dengan semua celotehku ? bosan dengan argument argument konyolku?

Dunia ini terasa sulit saat aku sendiri menaklukannya, namun dengamu, serasa hanya membalik telapak tangan. Masalah yang dulu kita selesaikan bersama semudah saat aku dulu ingin memelukmu. Sekarang, apakah duniamu lebih indah dari dunia kita ? rasanya sulit untuk memelukmu bahkan menatap senyum tulusmu sedetik saja. Kawaan.. sungguh aku ingin seperti saat dahulu. Aku ingin menghiasi hariku dengan kebersamaan kita.

Seandainya aku tidak bias bertemu lagi denganmu esok, aku harap engaku tahu semua perasaan sayangku kepadamu. Kau yang selalu ada dan menguatkanku dulu. Aku ingin engkau mengerti mala mini dibawah langit berbintang, aku memikirkanmu. Berimajinasi tentang waktu waktu berharga tempo dulu. Dan aku membayangkan, andai saat ini kamu hadir dan kita menangis bersama. Menangisi semua kemenangan yang pernah kita gapai bersama. Tuhan, lewat bintang bintang tolong sampaikan bahwa aku merindukannya, lewat bintang bintang buatlah harinya layak bintang yang selalu menjadi gemerlap dunia. Bersama angin malam, selimutilah dia saat dia terlelap dan selalu jaga dia Tuhan..

Semoga selalu indah hari harimu disana, seperti persahabatan kita,

Kawanmu 

No comments:

Post a Comment