}

Friday, June 13, 2014

PROFIL LUKAS PODOLSKI


penyerang andalan jerman yang nggak kalah keren nih,
Lukas Podolski


Nama Lengkap : Lukas Podolski
Tempat Lahir : Gliwice
Tanggal Lahir : 06 April 1985 (29 Tahun)
Kebangsaan : Jerman
Klub : Arsenal
Posisi : Penyerang
No Punggung : 9
Tinggi : 182 cm
Karir

    2003 - 2006 : FC Koln
    2003 - : FC Koln B
    2006 - 2009 : Bayern Munich
    2007 - 2008 : Bayern Munich B
    2009 - 2012 : FC Koln
    2012 - : Arsenal

Lukas Josef Podolski adalah pesepakbola profesional asal Jerman yang lahir pada 4 Juni 1985. Sebelum bermain menjadi pesepak bola profesional, sebelumnya, Podolski adalah pemain bola tangan untuk tim nasional Polandia di kota kelahirannya, Gliwice.
Ketika berumur 2 tahun, Podolski dan keluarganya bermigrasi dari Polandia ke Jerman Barat dan mendapat hak sebagai warga negara Jerman karena kakek-neneknya yang memiliki darah keturunan Jerman. Sejak saat itu,
Podolski mempunyai 2 kewargaranegaraan, meski dia mengaku tidak memiliki paspor Polandia. Podolski menuturkan bahwa asisiasi sepak bola Polandia tidak pernah memberi perhatian kepadanya sampai dia akhirnya bermain untuk tim nasional Jerman U-21.

Di usia 6 tahun, Podolski bermain dengan tim junior FC Bergheim hingga dia bergabung bersama 1. FC Köln pada tahun 1995. Di klub 1. FC Köln inilah bakat dan kemampuan sepak bola Podolski mulai tampak.
Di tahun 2003, ketika klub mengalami degradasi di Bundesliga, bos klub saat itu, Marcel Koller, mengajak Podolski untuk berlatih dan bermain bersama tim senior, walaupun saat itu Podolski masih tergabung bersama tim junior. Debutnya bersama tim senior pada 22 November 2003. Walaupun Köln masih belum berhasil mendapat tempat di divisi kedua, Podolski tetap menunjukan permainan bagus dengan mencetak 10 gol di 19 pertandingan.
Pada saat itu, Podolski sudah mendapat tawaran untuk bermain bersama tim nasional senior di turnamen Piala Eropa 2004, namun Podolski lebih memilih untuk bermain bersama Köln untuk terus mempromosikan klubnya. Tim nasional Jerman tetap menganggap Podolski adalah bagian mereka walaupun belum sempat bermain bersama skuad.
Di musim 2005-2006, Köln mengalami degradasi lagi, hal ini yang membuat Podolski hengkang dari klub. Pada 1 Juni 2006, Podolski secara resmi bermain bersama Bayern Munich setelah menjadi rebutan klub-klub ternama seperti Liverpool, Hamburg, Werder Bremen dan Real Madrid. Podolski mendapatkan kesempatan debut di Bundesliga pada 11 Agustus 2006, dimainkan di menit ke-88 pertandingan.
Di akhir November 2006, Podolski mengalami cedera di pergelangan kaki kanannya di sesi latihan regurler Munich. Alhasil, Podolski melewatkan 5 pertandingan. Ketika Munich membeli pemain baru, Podolski pun jarang mendapat kesempatan bermain. Sejak saat itu, Podolski memutuskan untuk kembali bermain bersama Köln pada 1 Juli 2009.
Di sisa musim bersama Köln, Podolski hanya mampu mencetak 3 gol. Walaupun prestasi klub belum mengalami peningkatan, Podolski dengan apik mencetak gol sebanyak 18 di 29 pertandingan Bundesliga.
Di musim 2012-2013, Podolski resmi bergabung dengan Arsenal dengan jangka wakut kontrak yang diperkirakan cukup panjang. Dia mulai bermain bersama Arsenal di pertandingan pra-musim melawan mantan klubnya Köln, dengan hasil akhir 4-0 disumbang oleh 2 gol darinya. Podolski bermain di Liga Premier pada 18 Agustus 2012, dimainkan di menit ke-63. Gol pertamanya untuk Arsenal adalah pada 2 September 2012 ketika melawan Liverpool di Anfield.
Di musim 2013-2014, Podolski mencetak gol pertama di musim itu di laga kandang menlawan Fulham dengan kemenangan 3-1. Sepak terjangnya di Timnas Jerman sudah dimulai di usianya yang ke-19 tahun melawan Hungaria pada 6 Juni 2004.
Di turnamen Piala Eropa 2008, Podolski berkontribusi dengan baik bersama rekan skuad Jermannya. Di partai final, Jerman masih belum bisa menyabet piala kemenangan.
Di Piala Dunia tahun 2010, Podolski mencetak 2 gol pembuka untuk Jerman. Podolski juga menyumbangkan tenaga untuk Timnas Jerman di Piala Eropa 2012. Podolski menduduki peringkat ke-3 di daftar pemain dengan caps terbanyak bersama tim nasional yaitu 111 kali.

SUMBER : www.bola.net

PROFIL MANUEL NEUER


ini diaa kiper nomor satu kitaa, 
Manuel Neuer

Nama Lengkap           : Manuel Peter Neuer
Tempat Lahir            : Gelsenkirchen
Tanggal Lahir            : 27 Maret 1986 (28 Tahun)
Kebangsaan               : Jerman
Klub                        : Bayern Munich
Posisi                       : Kiper
No Punggung             : 1
Tinggi                      : 193 cm
Karir

    2004 - 2008 : Schalke B
    2006 - 2011 : Schalke
    2011 - : Bayern Munich



Manuel Peter Neuer atau yang lebih dikenal dengan nama Neuer adalah pemain sepak bola kelahiran 27 Maret  1986 yang berasal dari Gelsenkirchen, Jerman Barat.
Pada tahun 2005, untuk pertama kalinya Neuer menandatangani kontrak untuk bermain di klub Bundesliga, Schalke 04. Ia melakukan debutnya di pertandingan Bundesliga hari kedua dimana ia tampil sebagai pemain pengganti Frank Rost.
Pada tanggal 1 Juni 2011, pemain asal Jerman ini menandatangani kontrak lima tahun dengan Bayern Munich dengan biaya transfer € 22.000.000 dan menjadikannya penjaga gawang termahal kedua setelah Gianluigi Buffon.
Di pertandingan melawan Borussia Dortmund yang diselenggarakan pada bulan April 2012, penjaga gawang Bayern ini mendapati dirinya dilempari oleh kulit pisang dari suporter Borussia. Insiden tersebut sebelumnya pernah terjadi ke penjaga gawang Bayern, Oliver Kahn.
Pada tanggal 25 April 2012, Neuer berhasil menahan tendangan penalti dari Cristiano Ronaldo dan Kaka. Bayern kemudian maju ke babak semi-final Liga Champion UEFA melawan Real Madrid. Pesepakbola asal Jerman tersebut kemudian menyatakan bahwa ia telah mempelajari tendangan penalti Ronaldo.

Ia kemudian tampil di pertandingan final Liga Champion UEFA melawan Chelsea dimana Munich kalah dengan skor  akhir 4-3 dalam adu penalti. Pada musim 2012-13 Liga Champions UEFA, Neuer berhasil menjaga gawang Bayern  tanpa ada satu pun bola yang mampu mengoyak jaring gawangnya di pertandingan melawan Juventus FC dan Barcelona FC.
Pada tanggal 7 Januari 2014, penjaga gawang Jerman ini berhasil membawa pulang gelar World Goalkeeper of  the year 2013.
Pada tanggal 15 Agustus 2006 ia melakukan debutnya untuk Tim Nasional Jerman U-21 di pertandingan melawan Belanda. Neuer juga tergabung dalam kesebelasan Jerman U-21 yang memenangkan pertandingan final UEFA European Under-21 Football Championship tahun 2009 melawan Inggris. Pertandingan yang diselenggarakan di Swedia tersebut berakhir dengan skor 4-0, tanpa ada satu pun gol masuk ke gawang Neuer.
Neuer untuk pertama kalinya mendapat panggilan dari tim senior Jerman pada tanggal 19 Mei 2009 untuk tampil  bersama kesebelasan tersebut dalam tur keliling Asia. Ia melakukan debutnya di pertandingan melawan Arab pada  tanggal 2 Juni.
Kemudian pada bulan November ia tampil di pertandingan persahabatan melawan Pantai Gading. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-2 dan Neuer merasa bertanggung jawab atas gol pertama yang berhasil menerobos pertahanannya. Namun manajer Joachim Löw menolak menyalahkan Neuer atas gol tersebut, sebaliknya, Low menghargai usaha dan kerja keras Neuer.
Kematian penjaga gawang Jerman, Robert Enke, pada bulan November 2009 membuat Neuer menduduki posisi penjaga gawang kedua setelah Rene Adler. Namun Adler mengalami cedera parah sehingga tidak bisa tampil di Piala Dunia FIFA 2010. Dengan begitu, Neuer menjadi kiper utama kesebelasan Jerman.
Neuer tampil di semua pertandingan babak kualifikasi Euro 2012 dan membawa Jerman ke posisi teratas grup A. Setelah kemenangan Jerman 3-1 di pertandingan melawan Turki, ia mendapat banyak pujian dari para fans atas performanya di lapangan hijau.
Di pertandingan melawan Turki tersebut ia menahan bola dari tendangan Hamit Altintop dan dengan cepat ia melempar bola ke Thomas Muller yang kemudian membuat assist untuk gol pembuka Mario Gomez.
Neuer tampil di semua pertandingan Grup B kompetisi Euro UEFA tahun 2012 melawan Belanda, Portugal dan Denmark. Jerman kemudian menjadi juara grup B dan menjadi satu-satunya kesebelasan di turnamen yang memenangkan semua pertandingan grupnya.

sumber : www.bola.net

PROFIL BASTIAN SCHWEINSTEIGER

kita bahas gelandang dari jerman,
si schwenie =)






Bastian Schweinsteiger

Tanggal Lahir    :    1 Agu 1984 (Usia 29)
Tempat Lahir    :    Kolbermoor
Negara        :    Jerman
Tinggi Badan    :    183 cm.
Berat Badan    :    79 Kg.
Peranan        :    Gelandang
Nomor Punggung    :    31
Tim Nasional    :     Jerman

Bastian Schweinsteiger lahir 1 Agustus 1984 di Kolbermoor. Sebastian Schweinsteiger menjadi pemain paling cemerlang di Jerman pada Piala Dunia 2006 di negaranya. Pada perebutan tempat ketiga ia mencetak dua gol ke gawang Portugal. Ia pun terpilih sebagai pemain terbaik dalam laga itu.

Di klubnya Bayern Munich, dia tampil sebagai gelandang bertahan. Ia yang memulai penyerangan dengan mendistribusikan kepada rekannya. Namun, begitu ia biasa tampil untuk mencetak gol. Di posisi ini pula Schweinsteiger membungkam para pengkritiknya.

Di timnas Jerman, Schweinsteiger berpartner baik dengan Ballack yang menjadi kapten dan pengatur serangan. Low sangat berharap Bastian Schweinsteiger tampil baik seperti di partai-partai Piala Dunia di negaranya.

Thursday, June 12, 2014

PROFIL PHILIPP LAHM


 bahas kapten tim Jerman yaa ;)
 si kurcaci ajaib nih,
Philipp Lahm
Bayern Munich Jerman
Nama Lengkap : Philipp Lahm (Magic Dwarf)
Tempat Lahir : Munich
Tanggal Lahir : 11 November 1983 (30 Tahun)
Kebangsaan : Jerman
Klub : Bayern Munich
Posisi : Bek
No Punggung : 21
Tinggi : 170 cm
Karir

    2001 - 2003 : Bayern Munich B
    2002 - : Bayern Munich
    2003 - 2005 : VfB Stuttgart

Philipp Lahm adalah pesepakbola asal Jerman yang juga dikenal sebagai kapten Tim Nasional Jerman di beberapa  turnamen besar di level internasional. Pemain kelahiran 11 Novemner 1983 ini termasuk salah satu dari bek terbaik  yang ada dalam sejarah sepak bola.

Bersama tim nasional Jerman, Lahm ambil bagian penting dalam pertandingan bergengsi seperti Piala Dunia 2006 dan 2010, Piala Eropa 2008 dan 2012. Selain itu, bersama klub yang setia dibelanya sejak tahun 1995, Bayern Munich, Lahm menjadi salah satu pemain yang meraih penghargaan di Team of the Year tahun 2006, 2008, 2012 dan 2013.

Lahm memulai karir internasionalnya bersama skuad der Panzer U-19 dan berlaga di European Championship 20o2 dan menyabet medali perak untuk tim. Di tahun 2005, Lahm mengalami cedera yang mengharuskannya absen  bermain di laga internasional. Dia kembali bermain di Piala Dunia 2006 dan mendapat penghargaan sebagai Man of  the Match setelah bermain melawan Polandia.

Di piala Eropa 2008, Lahm terus dimainkan di hampir semua pertandingan. Namun harus menerima kekalahan atas  Spanyol dengan skor akhir 1-0. Pada pembukaan Piala Dunia 2010, tim nasional Jerman dikapteni oleh Lahm ketika melawan Australia, dan dia menjadi kapten termuda di turnamen saat itu.

Di Piala Eropa 2012, pertahanan solid dari Lahm membantu Jerman berhasil bertahan hingga babak semifinal. Performa apiknya juga mendapat pujian dari berbagai pihak saat itu. Lahm memulai karir sepakbolanya di klub lokal FT Gern München pada tahun 1989. Lalu dia dengan bergabung di  tim junior Bayern Munich ketika berusia 11 tahun setelah menerima tawaran dari pelatih junior Munich saat itu  Jan Pienta.

Salah satu pelatih sektor junior Munich, Hermann Hummels, mengakui talenta besar yang dimiliki oleh Lahm. bersama rekan setimnya, tim junior Bayern berhasil menyabet 2 gelar juara Bundesliga, dan menjadi kapten di  salah satu partai final tersebut.

Lahm mulai dikenalkan dengan lingkungan din tim Bayern Munich B ketika berusia 17 tahun. Pelatih tim B pada saat itu Hermann Gerland menyatakan bahwa Lahm adalah pemain paling bertalenta yang pernah dia latih. Selama musim kedua berlangsung, Lahm dipercaya untuk menjadi kapten di tim Bayern B.

Pada 13 November 2002, Lahm menjalani debut bersama tim senior Bayern dan bermain di menit ke-92 di babak penyisihan grup Liga Champion pertamanya melawan RC Lens dimana skor berakhir imbang 3-3. Di musim 2002-2003, Lahm tidak dimainkan setelah kedatangan pemain baru Willy Sagnol dan Bixente Lizarazu yang menggantikan posisi bek di tim.

Di musim 2003-2004, Lahm bermain untuk Vfb Stuttgart dengan kontrak sebagai pemain pinjaman untuk menambah pengalaman bermain di tim inti untuk bertanding di Bundesliga. Dia debut pada hari pertama ketika  musim pertandingan dimulai dan berhadapan dengan Hansa Rostock, dimainkan di menit ke-76 menggantikan Silvio Meissner. Dan tak lama setelah itu, Lahm menjadi bek reguler di tim.  Dia mencetak gol pertamanya untuk

Stuttgart di laga tandang dan menang atas Vlf Wolfsburg 5-1. Di musim tersebut pula, Lahm mendapat tepilih sebagai German footballer of the Year di urutan  kedua. Di musim keduanya, setelah kembali dari Piala Eropa 2004, Lahm kesulitan mendapat tempat di line-up dan jarang dimainkan di lapangan. Pada Januri 2005, bek bertalenta ini mengalami cedera di kaki kanannya yang harus  membuatnya beristirahat selama 4 bulan. Dia kembali bermain pada 9 April 2005 saat berhadapan dengan FC Schalke 04. Beberapa minggu kemudian, dia kembali mengalami cedera menjelang di akhir kontraknya bersama Stuttgart.

Pada Juli 2005, Lahm kembali bermian bersama Bayern dan kembali ke lapangan hijau setelah cederanya sembuh pada akhir November 2005 bersama tim B. Di musim 2005-2006, Lahm telah bermain di 20 pertanidngan. Di musim 2006-2007, Lahm bermain di seluruh pertandingan Bayern di Bundesliga, 34 kali, dan di Liga Champion  di 9 dari 10 pertandingan. Dikarenakan jarang dimainkan di musim 2007-2008, Lahm dikabarkan akan meninggalkan Bayern. Namun kabar  itu ditepis setelah Lahn menandatangani kontrak baru dengan Bayern pada 16 Mei 2008.

Di musim berikutnya, Bayern mengalami penurunan prestasi ditambah lagi setelah sepeninggal pelatuh Jurgen  Klinsmann yang digantikan oleh Louis van Gaal di musim 2009-2010. Setelah itu, Lahm kembali bermain di posisinya di bek kanan. Musim tersebut adalah salah satu musim terbaiknya setelah diduetkan dengan Arjen Robben di sayap kanan Bayern.

Pada 8 November 2009 Lahm harus membayar denda terbanyak di sepanjang sejarah Bayern Munich,  diperkirakan lebih dari 25 ribu Euro, setelah wawancara tidak resmi di salah satu koran nasional Jerman,  Süddeutsche Zeitung, dimana dia menyampaikan kritik pada kebijakan transfer pemain sepak bola dan kurangnya perencanaan strategi permainan. Berita ini menuai reaksi pro dan kontra dari pihak media dan fans. Namun insiden  ini tidak mengubah posisinya di line-up Bayern.

Di musim 2010-2011, Lahm menjadi kapten baru Bayern menggantikan Mark van Bommel pada Januari 2011.Pada Mei 2012, Lahm menjadi kapten tim di partai final Liga Champion berhadapan dengan Chelsea di kandangnya Allianz Arena. Namun tim harus berlapang dada ketika hanya bisa meraih juara kedua.

Di musim 2012-2013, Bayern mencetak rekor dengan menyabet tiga kemenangan di turnamen Bundesliga, DFB-Pokal dan Liga Champion sekaligus. Dengan tendangan kaki kanannya, Lahm mampu menguasai di bek sektor kanan dan kiri.

Walaupun memiliki postur tubuh yang pendek, Lahm tetap mampu bermain baik dengan teknik tackling dan dribbling bolanya membuatnya mendapatkan panggilan Magic Dwarf atau Si Kurcaci Ajaib.


sumber : www.bola.net